MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PAI-BP MATERI JUJUR DISAYANGI OLEH ALLAH SWT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA SISWA KELAS IV SDN 1 SUNGAI DANGKU KECAMATAN MEGANG SAKTI

Supriyadi Supriyadi

Download full text
(Bahasa Indonesia)

Abstract

Sebuah lembaga pendidikan mempunyai tanggung jawab apakah nanti dapat mengantarkan anak didik untuk mencapai yang diinginkan oleh masyarakat dan tuntutan zaman serta mampukah pihak lembaga mengantar anak untuk itu dalam jangka yang sangat terbatas, apakah waktu yang diberikan tersebut dapat membawa perubahan tingkah laku. Sebagai guru Pendidikan Agama Islam memiliki tanggung jawab yang besar atas keberhasilan pendidikan, terutama dalam memberi pemahaman yang benar terhadap ajaran Islam kepada siswa. Dalam melaksanakan tugasnya seorang guru harus mampu memberi motivasi atau dorongan kepada siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, sehingga siswa mempunyai semangat untuk mengikuti proses belajar mengajar. Penelitian yang peneliti laksanakan merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau classroom action research. Peneliti memilih jenis penelitian tindakan kelas untuk memecahkan permasalahan yang ditemukan pada proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Rendahnya prestasi belajar siswa dapat dianalisa menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Setelah penyebab masalah ditemukan, peneliti melakukan tindakan yang dianggap mampu memecahkan masalah tersebut. Pada akhir tindakan dilakukan refleksi tentang keberhasilan dan kegagalan tindakan terhadap pemecahan masalah. Berdasarkan hasil penelitian lapangan dan pembahasan dalam penelitian disimpulkan bahwa: penggunaan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi Jujur Disayangi Oleh Allah Swt pada siswa Kelas IV SD Negeri 1 Sungai Dangku Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas. Nilai rata-rata kelas hasil tes siklus I, jika dibandingkan dengan nilai pra siklus mengalami peningkatan 7,6 atau 12,18%. Sedangkan nilai rata-rata hasil tes siklus II, jika dibandingkan dengan siklus I mengalami peningkatan 10,6 atau 15%. Sedangkan pada tingkat ketuntasan belajar pada hasil tes pra siklus sebanyak 7 orang (35%) yang tuntas dan 13 orang (65%) yang tidak tuntas, pada hasil tes siklus II sebanyak 17 orang (85%) tuntas belajar, dan yang tidak tuntas sebanyak 3 orang (15%).

Metrics

  • 191 views
  • 93 downloads

Publisher

Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari Lubuklinggau merupakan salah satu lembaga pendid... see more