Transformasi Digital Learning Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran di MA Negeri 2 Lubuklinggau
Program Studi:
Pendidikan Agama Islam (PAI)
Abstrak
Transformasi digital di era Revolusi Industri 4.0 menuntut dunia pendidikan untuk beradaptasi agar tetap relevan, terutama setelah pandemi Covid-19 yang memaksa sekolah untuk melaksanakan pembelajaran secara daring yang berdampak pada penumnan IQIalitas belajar siswa (learning loss). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk transformasi digital learning serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya dalam upaya peningkatan kmalitas pembelajaran di MA Negeri 2 Lubuklinggau. Transfonnasi digital learning didefinisikan sebagai proses perubahan sistem pembelajaran konvensional menuju sistem berbasis digital yang memanfaatkan teknologi sebagai sarana utama untuk meningkatkan efektivitas, fleksibilitas, dan interaktivitas dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk transformasi digital learning di MA Negeri 2 Lubuklinggau meliputi penyediaan dua kelas digital, pemanfaatan platform seperti Jelajah Ilmu, Google Classroom, Wordwall, Kahoot, serta penggunaan perangkat digital oleh gutil dan siswa. Faktor pendukung keberhasilan implementasi program ini meliputi ketersediaan sarana prasarana, pelatihan guru, dan dukungan kebijakan madrasah. Namun, terdapat beberapa hambatan yang dihadapi antara lain ketidakstabilan jaringan intemet, ketidaksiapan guru dan siswa dalam melaksanakan digital learning, dan ketidakseimbangan penggunaan perangkat digital. Meskipun demikian, program transformasi digital learning di MAN 2 ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, terutama dalam aspek psikomotorik dan kemandirian belajar siswa.
Unduh PDF